Cloud sering kali menjadi andalan banyak orang saat ini, baik untuk kebutuhan pribadi maupun urusan bisnis. Biasanya digunakan sebagai tempat mem-back up berbagai file yang masih ingin disimpan tetapi jarang digunakan, seperti foto. Sementara untuk kebutuhan bisnis, cloud umum digunakan untuk berbagi file atau data bersama.
Penggunaan cloud dipilih karena berbagai keuntungannya, seperti bisa dengan mudah diakses di mana saja dan kapan saja, selama melakukan login dan juga terhubung dengan koneksi internet. Bahkan, Anda juga bisa melakukan akses atas dokumen tersebut dengan mudah pada berbagai perangkat, tidak harus menggunakan satu perangkat yang sama.
Kenapa Tidak Bisa Upload di Cloud
Namun, terkadang ada masalah yang menyebabkan proses upload di cloud menjadi terhambat, yaitu:
- Jaringan internet yang bermasala
- Ukuran dokumen yang terlalu besar
- Kapasitas cloud yang sudah penuh
- Format dokumen yang tidak mendukung untuk diupload pada drive
Solusi Kelancaran Proses Upload Pada Cloud
Untuk mengatasi masalahnya, maka bisa dilakukan berbagai solusi sesuai dengan penyebabnya:
1. Perhatikan Kualitas Koneksi Internet
Koneksi internet sangat berpengaruh pada kelancaran proses upload pada cloud. Itulah mengapa, meskipun Anda menggunakan paket internet murah, pastikan koneksi yang ditawarkan stabil agar tidak mengganggu aktivitas berinternet Anda, termasuk saat upload data ke cloud.
2. Sesuaikan Ukuran Dokumen
Pada umumnya cloud memang tidak memberikan batasan besar file yang ingin diupload selama kapasitas akun Anda masih tersedia. Namun, semakin besar ukuran data maka proses upload akan berjalan lebih lama. Jika koneksi internet tidak stabil, risiko terjadinya gagal upload di tengah prosesnya akan semakin besar.
Untuk mengantisipasinya, Anda bisa menggunakan fasilitas pembagi file, seperti HJSplit.
3. Mengosongkan Ruang Penyimpanan Google Drive
Setiap akun cloud memiliki ketentuan yang berbeda berkaitan dengan batas kuotanya. Namun, jika ingin memiliki kuota yang cukup besar, biasanya Anda perlu membayar biayalebih jika ingin memiliki ruang penyimpanan atau kuota yang lebih besar.
4. Memastikan Jenis dan Format Dokumen
Terkadang ada beberapa jenis format file yang tidak diizinkan untuk diupload ke dalam drive. Namun, untuk penyebab ini biasanya akan ada notifikasi yang memberikan alasan penolakannya. Jika ini penyebabnya, Anda bisa mencoba untuk mengubah format dokumen atau menggunakan media lain untuk penyimpanannya.
Semoga informasi di atas dapat membantu Anda lebih lancar saat mengupload data pada cloud ya. Selamat mencoba!
